Wim Permana – Indonesia

On Branding & Marketing

Posted by: Wim Permana on: November 11, 2009

docket branding

Beberapa hari yang lalu, saya sudah menerbitkan tulisan-tulisan saya yang berkaitan dengan dunia pemasaran di gadnix.com. Keempat tulisan tersebut berbicara banyak tentang isu-isu seputar branding dan marketing, khususnya dalam ruang lingkup industri komputer dan TI. Berikut link dan ringkasannya.

1. Strategi membangun powerful branding untuk toko komputer

Menciptakan branding untuk toko komputer anda dalam semalam memang hal yang sulit, tapi kalau untuk seminggu atau sebulan, saya kira saya punya solusinya

Read

2. Powerful Branding untuk Toko Komputer

Di Jogja, ada beberapa dealer atau toko komputer yang sangat populer di mata mahasiswa. Beberapa nama diantaranya yaitu Computa, Harrisma, Hyper End, Quadra, dan el’s. Kelima toko ini memang memiliki perbedaan dalam banyak hal. Mulai dari lokasi dan etalase toko, produk yang dijual, hingga ke segmen pasar yang dibidik. Powerful branding?

Read

3. Tips agar booth anda ramai dikunjungi oleh para pengunjung pameran

Sewaktu pameran, termasuk ketika Yogyakomtek 2009 berlangsung, saya sering mengamati sebuah fenomena menarik; kenapa tidak semua booth ramai dikunjungi oleh peserta pameran? Why?

Read

4. Seri Malcolm Gladwell: Bagaimana cara menjual Anti Virus Kaspersky yang mahal di Yogyakarta?

Tulisan ini adalah guest post dari Malcolm Gladwell (*) Waktu Eugene Kaspersky hadir di Yogya, saya sempat terkejut, ada apa gerangan seorang founder sekaligus pemilik perusahaan sekaliber kaspersky datang ke Yogya dan menjadi pembicara di UGM. Tebakan saya: Pak Kaspersky pasti mau jualan anti-virus nih? Aha, ternyata saya tidak salah.

Read

Untuk versi lengkap silahkan mampir ke gadnix.com, blog gadget yang baik.

Lowongan Kerja Pertamina Oktober 2009

Posted by: Wim Permana on: Oktober 29, 2009

Milan7-450

Pato: “Hei Ro, Pertamina buka lowongan tuh buat tenaga berpengalaman. Mending lu masukin aja.”
Ronaldinho: “Ntar aja To. Aku mo konsen di Milan dulu. Tar aja kalau udah umum 30 tahun ke atas baru nyoba ke sana.”

***************************

TENAGA BERPENGALAMAN
( EXPERIENCED )

TAHAP 3 – PEMASUKAN LAMARAN 17 OKTOBER – 9 NOVEMBER 2009

Anda akan melamar pada posisi jabatan di :

Direktorat Hulu ( Eksplorasi dan Produksi )
Planning & Evaluation
EPTC (Exploration & Production Technology Center)

Direktorat Pengolahan ( Refinery )
Unit Pengolahan
R&D

Direktorat Keuangan
Keuangan Bid. Hulu
Kontroller
Manajemen Resiko Bisnis

Direktorat Umum & SDM
Manajemen Aset
Procurement Excellent Group
K3LL
Human Resource

Direktorat Pemasaran dan Niaga
Pemasaran BBM Retail
Jastek
Hukum

Sekretaris Perseroan
Sekretaris Perseroan
Implementasi Restrukturisasi AP, JV, Aset
Hukum Korporat

***************************

Tapi awas jangan sampai ngelamar PT Abal-Abal ya …

selengkapnya

gambar

8 Karakteristik PT Abal-Abal di Indonesia

Posted by: Wim Permana on: Oktober 28, 2009

cowardscartoon

Pernahkah anda dipanggil untuk tes wawancara oleh sebuah perusahaan, yang kemudian anda tidak mendapatkan apa-apa kecuali hanya janji-janji manis bahwa anda akan diterima bekerja setelah membayar sejumlah uang untuk hal-hal aneh dan bodoh plus tidak wajar; biaya tes, biaya seragam, jaminan kesehatan, jaminan diterima, dll? Jika anda termasuk salah satunya, maka selamat anda mungkin belum beruntung. Harap maklum, PT yang telah memanggil anda tadi boleh jadi termasuk ke dalam salah satu PT Abal-Abal yang bertebaran di Indonesia.

Berikut karakteristik mereka:

1. PT Abal-Abal sejatinya perusahaan resmi dan terdaftar.

PT Abal-Abal umumnya terdaftar di Depperindag dan berbadan hukum. Dua hal ini adalah keharusan. Tujuannya adalah agar para calon korban banyak yang tertipu – sekalian untuk mengelabui para polisi juga mungkin. Mereka punya nomor resmi laiknya perusahaan lain yang non abal-abal. Hanya saja, niat dan tujuan mereka adalah bukan untuk memberikan anda pekerjaan sebagaimana lazimnya. Niat utama mereka adalah MENGAMBIL UANG SEBANYAK MUNGKIN DARI PARA CALON PELAMAR.

2. PT Abal-Abal memasang iklan di media-media terkemuka.

Beberapa PT Abal-Abal yang ada di jabodetabek memasang iklan secara rutin di harian nomor satu Indonesia, KOMPAS – biasanya setiap hari sabtu. Umumnya iklan lowongan kerja dari PT Abal-Abal akan tampil dengan ukuran yang agak kecil, sekitar 6 X 6 cm. Tidak bisa dibilang iklan cilik atau baris, tapi belum pantas juga dibilang besar.

Yang sudah tertipu bukan main banyaknya. Ada yang kena 700 ribu, 400 ribu, 300 ribu, sampai 50 ribu. Alhamdulillah, ada juga yang selamat karena sebelum ke kantor tujuan, para calon pelamar ini sempat mencari di Google sebelum akhirnya terdampar di blog ini atau blog lainnya. Kalau tidak percaya silahkan lihat di tulisan saya sebelumnya. Jangan lupa untuk membaca habis semua komentar yang masuk karena di situlah kezaliman PT Abal-Abal ini bisa terlihat jelas.

Itu untuk wilayah jabodetabek. Bagi anda yang berdomisili di Yogyakarta, anda juga harus hati-hati, PT Abal-Abal tampaknya sudah sering memasang iklan di Kedaulatan Rakyat (KR), harian terbesar dan terhormat seantero Jateng dan DIY. Khusus untuk PT Abal-Abal di Yogyakarta saya belum berani menuliskan namanya. Maklum, saya belum sempat menjajal sendiri ikut tes wawancara palsu mereka meski saya sendiri sudah dikirimi sms oleh PT Abal-Abal tersebut.

Baca entri selengkapnya »

18 Hadits Rasulullah untuk para Job Seeker

Posted by: Wim Permana on: Oktober 28, 2009

081205150751

18 Hadits Rasulullah untuk para pengangguran

Jika anda adalah para job seeker alias para pengangguran, sebaiknya anda membaca kedelapan belas hadis ini dengan hati yang khusyuk. Karena bisa jadi, setelah membaca semua mutiara ini, anda bakal langsung tergerak untuk merubah diri anda menjadi manusia yang lebih baik. Insyaallah …

************************************

Mencari rezeki yang halal adalah wajib sesudah menunaikan yang fardhu (seperti shalat, puasa, dll). (HR. Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)

Sesungguhnya Ruhul Qudus (malaikat Jibril) membisikkan dalam benakku bahwa jiwa tidak akan wafat sebelum lengkap dan sempurna rezekinya. Karena itu hendaklah kamu bertakwa kepada Allah dan memperbaiki mata pencaharianmu. Apabila datangnya rezeki itu terlambat, janganlah kamu memburunya dengan jalan bermaksiat kepada Allah karena apa yang ada di sisi Allah hanya bisa diraih dengan ketaatan kepada-Nya. (HR. Abu Zar dan Al Hakim)

Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil (professional atau ahli). Barangsiapa bersusah-payah mencari nafkah untuk keluarganya maka dia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah Azza wajalla. (HR. Ahmad)

Barangsiapa pada malam hari merasakan kelelahan dari upaya ketrampilan kedua tangannya pada siang hari maka pada malam itu ia diampuni oleh Allah. (HR. Ahmad)

Sesungguhnya di antara dosa-dosa ada yang tidak bisa dihapus (ditebus) dengan pahala shalat, sedekah atau haji namun hanya dapat ditebus dengan kesusah-payahan dalam mencari nafkah. (HR. Ath-Thabrani)

Sesungguhnya Allah Ta’ala senang melihat hambaNya bersusah payah (lelah) dalam mencari rezeki yang halal. (HR. Ad-Dailami)

Seorang yang membawa tambang lalu pergi mencari dan mengumpulkan kayu bakar lantas dibawanya ke pasar untuk dijual dan uangnya digunakan untuk mencukupi kebutuhan dan nafkah dirinya maka itu lebih baik dari seorang yang meminta-minta kepada orang-orang yang terkadang diberi dan kadang ditolak. (Mutafaq’alaih)

Tiada makanan yang lebih baik daripada hasil usaha tangan sendiri. (HR. Bukhari)

Baca entri selengkapnya »

Tips untuk sukses atau gagal interview

Posted by: Wim Permana on: Oktober 23, 2009

gladwell

Sebagai seorang Job Seeker, insyaallah saya mungkin sudah bisa dianggap sebagai orang yang berpengalaman dalam hal job interview atau tes wawancara. Sejak tahun 2008 – sebelum saya lulus dan diwisuda – sampai saat tulisan ini dibuat, saya sudah tidak sanggup lagi menghitung jumlah interview yang pernah saya lakoni. Mulai dari perusahaan lokal (skala Yogya), nasional (Detik, Astra, Muamalat, dll), bahkan internasional (US, England, Swiss, Australia, dll), alhamdulillah saya pernah mencicipinya.

Beberapa diantaranya memang berhasil – yeah, I got those jobs, tetapi kebanyakan justru gagal. Lha kok bisa? Berikut jawabannya. Terus terang saya berharap agar anda tidak mengulangi kesalahan atau kekeliruan saya ini.

1.Tidak antusias

Tidak antusias adalah pangkal kegagalan untuk banyak hal; tidak terkecuali untuk tes wawancara atau job interview. Seorang yang tidak antusias dalam menjalani tes wawancara biasanya adalah orang yang melamar posisi atau perusahaan – atau keduanya – yang tidak disukainya. Doanya biasanya seperti ini, “Ya Allah mudah-mudahan aku tidak diterima … amin … hitung-hitung lumayan latihan interview … hihihihi …”

Saya pernah suatu kali dihadapkan pada kondisi seperti ini. Ketika itu, saya mendapat panggilan dari perusahaan yang memang saya lamar, tapi sejatinya saya tidak benar-benar ingin bekerja di perusahaan itu.

Kalau begitu, lalu kenapa tetap melamar? Maklum, tekanan dari luar; dari orang tua, om, mas, mbak, teman, bahkan adik. Pernahkah anda di posisi seperti ini?

Pada saat interview berlangsung – bahkan sejak berangkat dari rumah dan di dalam perjalanan – hati dan pikiran tidak berada dalam suasana yang ceria. Alih-alih bersemangat, saya justru bersikap “ogah-ogahan”.

Meminjam istilah da’i sejuta ummat, KH Zainuddin, MZ, “Ya Allah keterima ya syukur ga ya udah”.

2. Tidak siap

Suatu hari saya pernah mendapat panggilan kerja dari PT Astra Internasional. Jujur, saya sebenarnya mempunyai minat besar untuk bekerja di perusahaan sebesar Astra. Sayang, ketika itu saya melakukan kesalahan fatal nan udik. Jadi tepat pada saat hari-H interview, saya pergi dengan semangat 45 ke Gedung Astra dengan kemeja lengan panjang motif KOTAK-KOTAK warna biru (yang sebenarnya MAKRUH dipakai pada saat interview), tanpa ikat pinggang (iki sing jenenge ndeso lan ndoso), celana non-dasar (ada garis-garisnya), plus satu lagi hal yang super konyol; sepatu futsal warna hitam merek Tomkins yang saya pinjam dari adik angkatan saya (silahkan kalau mau tertawa, saya sudah siap untuk ditertawakan … wakakakakaka …).

Dari uraian di atas, saya harap Anda sudah paham dengan orang yang INGIN KERJA tapi TIDAK SIAP. Anda boleh saja mendapat nilai A untuk mata kuliah Kalkulus Lanjut di Universitas Anda, tapi itu bukan berarti penampilan bisa diberi prioritas “F” pada saat interview. Emang PT ini punya engkong lo ….

Anda masih menertawakan saya? Tidak apa-apa kok, saya ikhlas … sungguh … (sambil menangis.. hikks …hikkks …).

3. Tidak rendah hati

“Jadi Wim, lingkungan kerja seperti apa yang anda inginkan?” tanya interviewer.

“Kalau bisa sih yang seperti Google Bu. Jadi tempat kerja itu seperti ruang bermain saja; tidak ada sekat, banyak game, makanan gratis, dan yaa…. yang seperti-seperti itulah Bu …” jawabku enteng.

“Hmmm … bagus ..bagus …” balas interviewer sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.

Perhatikan jawaban saya di atas, adakah yang salah? Tampaknya semua normal-normal saja bukan? Memang demikianlah seharusnya kalau perusahaan yang sedang mewawancarai saya adalah Microsoft, Apple, HP, atau IBM. Tapi bagaimana kalau perusahaan yang mewawancara saya ini adalah sebuah perusahaan IT yang masih berusia muda (alias seumur jagung) yang kantornya saja masih mengontrak, dipenuhi sekat-sekat antar posisi, plus harus rela berbagi Mushola, WC, dan teras dengan perusahaan-perusahaan lain di satu gedung yang sama?

Hahahahaaaa …. ingat bung, bukan hanya temanmu yang bisa sakit hati, perusahaan juga lho (yang sakit hati sebenarnya HR nya). Mulutmu adalah harimaumu. Jadi mending pakai SMS aja (sori iklan AS mau lewat).

Lain kali kalau interviewer bertanya, prioritaskan jawaban yang bagus; ya bagus untukmu, juga untuk bakal perusahaanmu. Berikut contoh jawaban yang bagus untuk pertanyaan di atas.

———————–

“Jadi Wim, lingkungan kerja seperti apa yang anda inginkan?” tanya interviewer.

“Saya sih fleksibel orangnya bu… kerja di luar ruangan oke, di dalam pun jadi. Mau dipekerjakan untuk sesuatu yang sifatnya individual saya bisa, dalam tim pun saya sudah terbiasa. Di dalam kantor perusahaan Ibu dengan suasana seperti ini saya juga bisa bekerja kok Bu. ” jawabku enteng.

“Hmmm … bagus ..bagus …..” balas interviewer sambil mengangguk-anggukkan kepalanya. “KAPAN BISA MULAI BEKERJA?” tambah sang interviewer sambil tersenyum manis.

Nah, sekarang Anda sudah tahu kan apa yang saya maksud dengan rendah hati?

Sekadar pengingat, ketiga TIDAK di atas bukanlah hal mutlak. Seorang millionare asal USA, Chris Gardner, dalam buku best seller-nya yang berjudul the pursuit of happyness, menceritakan bahwa dia tetap diterima bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan investasi meski pada saat interview dia baru saja keluar dari penjara sambil berlari (catat, Chris benar-benar mendatangi tempat interviewnya langsung dari penjara dengan berlari; tanpa mandi, jas, dasi, sarapan, minum kopi, atau hal-hal normatif lainnya).

Ya ya ya … manusia hanya bisa berusaha, tapi Allah lah yang menentukan. Kalau Wim sih hanya bisa menulis dan membagi pengalamannya, Anda lah yang mengambil keputusannya.

Oke, saya tahu anda masih ingin menertawai saya gara-gara sepatu futsal tadi bukan? Tertawalah terus, semoga saya mendapat pahala dari keriangan hati anda, amin …. jangan lupa baca ini juga:

1. PT Abal-abal
2. Surat lamaran
3. CV

Lomba Islamic Banking

Blog Stats

  • 89,039 hits

Katalog Tulisan

RSS Berita dari 3GWeek

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

 

November 2009
S S R K J S M
« Okt    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30