kita berdoa sj,smg “dunia” mkn membaik.
Obama hanya secuil bagian dari sistem besar negara adidaya itu, dan di dalam sistem Amerika tentunya ada sistem.
faktanya, di dalam sistem di dalam sistem banyak sekali orang-orang yang bersatu demi kepentingan sistem besar mereka.
kalau dalam kepemimpinan Buss junior, Amerika telah banyak melakukan langkah militer dan menghabiskan kas negara. buss juga mendukung Israel, itu adalah konsekuensi dari jabatannya, tidak bisa tidak. karena orang-orang yahudi banyak yang menduduki posisi-posisi penting.
Obama, sebagai pribadi, mempunyai kharisma dan disayang banyak umat di dunia. latar belakangnya sungguh menawan sebagai pelindung banyak ras yang selama ini terpinggirkan bahkan tersingkirkan.
tapi, lagi-lagi Obama, adalah suatau kesengajaan yang dimunculkan sistem untuk mendukung sistem lain yang lebih besar. jika melihat track record Obama, ia mengalami peningkatan karir yang sangat pesat empat tahun terakhir ini, mulai dari senat negara bagian hingga nasional. sungguh empat tahun lalu adalah kesempatan terakhir buss memimpin the great USA.
we’ll see………
kita liat nanti kalau orangnya bagus kita dukung bersama tapi kalau seperti thogut dan firaun kita musuhi
Nggak perlu terlalu seneng begitulah atas kemenangan Obama. Apalagi ada orang2 yang mendukung Obama karena dia pernah tinggal selam 4 tahun di Indonesia. Apakah semua itu akan berpengaruh besar bagi Indonesia, kita lihat nanti. Sebaik kita jgn terlalu berharap besar Obama akan memperlakukan Indonesia secara istemewa, karena menurut saya Tidak sama sekali. Bagi saya dia memberitahu dunia bahwa dia pernah tinggal di Indonesia hanyalah sebuah strategi politik untuk mendapat banyak simpati saja. So, Let’s fight with own power.
Go Indonesia go
1 | Aziz
Nopember 5, 2008 pada 1:26 pm
Gak usah terlalu berlebihan Wim, itu baru Barrack Obama yang menang di AS. Gimana nanti kalo aku menang pilihan presiden Indonesia? Bisa-bisa km jantungan lagi