Posted by: Wim Permana on: Nopember 6, 2008
Bismillahirrahmanirrahim

Telah datanglah rintik-rintik
Turun dari atas langit
Awan itu sudah pergi
Baru saja
Tetumbuhan mulai menyambut
Ikut pula burung-burung saling menyahut
bahagia mereka

Pak Tani semangatnya tak jua surut
Arit dan cangkul tetap mereka angkut
Panas atau gersang
Ah…
Apalah arti itu
Pak Tani sekeluarga tak jua larut
Padang jagung atau kebun padi
Hijau bening atau muramnya kuning
Sudahlah,
Semua sudah diatur
Berangkatlah semua sambil pegang janggut

Bumi ini seperti tidak bertuan
Lemparkanlah benih
Tuailah padi
Sudah sering dibilang
Semua ini sudah diatur
Burung-burung datang senang bukan kepalang
Makanan banyak perut pun kenyang
Ah,
Oh November

Tapi di sini aku sedang manggut-manggut
Keras aku meredam perut
Di petak ini arenaku
Terus berjibaku
Senang dan sedih berlalu
Tapi ini November
Hujan tidak terjadi di petak ini
Syahdan,
makanan-makananku ada di ujung dunia sana
di belahan Eropa,
Barat dan timur pilu menanti kedatanganku
di sini aku terus bersenang-senang
makan, minum, tertawa dan riang bertualang
Tertegun diriku
Persis seperti burung

Nak,
Tuhan tidak mejatuhkan makanan di sarangmu
Pergi
Terbang
Terbanglah
Ambil sendiri makananmu
Jogjakarta, Kamis 6 November 2008 21.04 WIB

With best regards and syukur alhamdulillah,
Wim Permana aka Wimkhan
Wim ingin mengucapkan terima kasih kepada semua petani yang pernah dilihatnya di Jogja. Sungguh mempesona melihat anda semua bekerja di sawah. Sungguh ….

1 | wahyu
Juli 9, 2009 pada 1:09 pm
mas minta izin ambil gambar buat icon blog yaaa..
apaaa bolehh
ok
makasih..
salaaammm…..
Wim Permana
Juli 10, 2009 pada 1:59 am
oke yu, ambil aja. no problem …..