Posted by: Wim Permana on: November 9, 2008

aku sedih
tidak bisa fokus
aku bingung
tidak fokus
ada kepentingan luar
merasuki diri ini
kalau mau berhasil
harus fokus
sejatinya
aku melamar
sana-sini
padahal aku tahu
aku layu
sebelum muda
aku jatuh
sebelum tua
aku bimbang
akhirnya
semua terbengkalai
belum selesai satu
sudah datang satu-satu lain
aku rindu fokus
oh fokus
dimanakah gerangan dirimu?
sungguh
aku cinta padamu
1 | lia
November 10, 2008 pada 8:11 am
wah! puisinya lucu juga ya, dijudulnya klo fokusnya diilangin jadi inget lagu dangdut….^_^!