Posted by: Wim Permana on: November 26, 2008
Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu’alaikum wr. wb.

sakit kepala
senut-senut
sungguh menderita
jalan susah
tidur bosan
bimbang
mau nulis
kepala tak tahan
baca sama saja
dengar audio motivasi
malah bete
kumatikan
main sepeda
tidak kuat
percuma
keluar
lihat hiburan
tak enak badan
melamun
merenung
melayang
berpikir
tafakkur
duduk bersimpul
——
makan ayam
pangkal sayap
nikmat nan sedap
minum obat
perantara
harap kesembuhan
wim yang malang
tertekan
berat nian
——-
teringat dia
gadis manis jelita
paras nan indah
mungkinkah aku
si pemuda ingusan
persuntingnya
——–
berkali-kali
Tuhan menembakiku
pakai hujan
lama-lama
ku tak tahan
sempoyongan

Tapi tak ada
satu atau dua pilihan
pokoknya berjalan
inilah haiku
sang pemuda itu
wimkhan
Sekian. Wassalamu’alaikum wr. wb.
Sekilas tentang penulis blog ini
Wim Permana adalah lulusan S1 Ilmu Komputer UGM tahun 2008. Tertarik dengan dunia Web 2.0, SEO, gadget, startup, entrepreneurship, blogging, twitter, dan social network. Saat ini bekerja sebagai paid blogger di beberapa situs atau blog milik orang luar. Di luar itu, Wim tetaplah seorang biker dan pujangga yang ingin sekali menulis dan menerbitkan novel yang sudah lama ada di kepalanya.
Jika anda tertarik dengan info-info seputar IT, gadget, kehidupan, islam, dan sastra maka berlangganan rss feed dari Wimkhan bukanlah hal yang sia-sia. Insyaallah gratis dan bermanfaat. Amin.
1 | Agro Rachmatullah
November 27, 2008 pada 11:31 pm
Hmm menarik…
Btw menarik untuk diketahui bahwa aturan haiku sebenarnya mensyaratkan format hitungan suku kata 5-7-5, misal:
na-ma-ku A-gro (5)
sa-ya mu-rid U-G-M (7)
sa-lam ke-nal ya (5)
Kapan2 coba deh buat yang lain tapi dengan batasan ini, pasti menarik
Lalu, biasanya haiku yg dibuat cuma sekedar untuk iseng-iseng, senang-senang, dan lucu-lucuan (misal yg kukasih di atas) disebutnya Senryu
. Kalo punyamu mah serius, jadi dari segi tema mungkin bisa disebut Haiku