Posted by: Wim Permana on: November 27, 2008
Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu’alaikum wr. wb.

Sudahkah aku memberitahumu?
Bahwa aku…
Aku kangen pada turunan di lembah-lembah Cermai
Hijaunya asri
Pepohonan rimbun
Suara riak-riak air berjatuhan dari pucuk-pucuk tinggi
Itu adalah titik
ketika gravitasi kuanggap laiknya bidadari
yang ingin kupeluk deras….
kecupku
pelukku
dekapku
belaiku
deras…deras sekali
Tapi sungguh tak jua buatku takut
Justru,
Aku senang
Senang bukan kepalang
Sulit kutemui
Lanskap agung seperti ini
di kota kecil nan sumpek nun di dekat sana
duh, Cermai
lama kita tak jumpa

Kangen hati ini
Ini puisi datang dari kami
Dari Wim dan sang permadani
Besok-besok
Kalau ada umur dipanjangkan
Kami datang lagi
Bercumbu denganmu berkali-kali
Cermai…..
Sekian. Wassalamu’alaikum wr. wb.
gambar (cuma ilustrasi, bukan foto dari Goa Cermai lho)
Jika anda tertarik dengan info-info seputar IT, gadget, kehidupan, islam, dan sastra maka berlangganan rss feed dari Wimkhan bukanlah hal yang sia-sia. Insyaallah gratis dan bermanfaat. Amin.
Sekilas tentang penulis blog ini
Wim Permana adalah lulusan S1 Ilmu Komputer UGM tahun 2008. Tertarik dengan dunia Web 2.0, SEO, gadget , startup, entrepreneurship, blogging, twitter, dan social network. Saat ini bekerja sebagai paid blogger di beberapa situs atau blog milik orang luar. Di luar itu, Wim tetaplah seorang biker dan pujangga yang ingin sekali menulis dan menerbitkan novel yang sudah lama ada di kepalanya.
wow.. pemandangannya bagus. jadi pengen jalan2 nih
1 | chiell
November 27, 2008 pada 2:04 pm
Goa Cermai ya….??
Aku juga punya pengalaman indah di sana…..
Keindahan sesaat yang tak terlupakan.
:p