Posted by: Wim Permana on: Desember 10, 2008
Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu’alaikum wr. wb.
Kamus Besar Bahasa Indonesia versi Online
Bagi saya yang suka menulis, kamus rujukan memiliki posisi yang sangat penting. Tapi sayang, sampai saat ini saya masih tidak mampu untuk membelinya. Di samping itu, pun kalau saya sudah mampu, saya takut saya tetap tidak akan mampu menggunakannya dengan baik mengingat tebal kamus yang mencapai ribuan halaman. Cuaapppeeek dehh …
Kamus Besar Bahasa Indonesia versi Online
Solusi masalah di atas adalah dengan memakai “Kamus Besar Bahasa Indonesia versi Online”. Kalaulah ada kelemahan, itu berarti datang akan dari kita sendiri; terhubung dengan internet tidak? Selama kita ada koneksi internet, berarti kita bisa menikmati Kamus Besar Bahasa Indonesia versi Online selama 24/7 dalam seminggu. Non stop.
Saran saya untuk Pusat Bahasa
Untuk memberikan ilmu yang seluas-luasnya bagi semua warga negara Indonesia, saya menyarankan kepada Pusat Bahasa untuk membuat berkas berekstensi *.chm dari kamus ini.
Dengan berkas *.chm, insyaallah semua yang sudah mempunyai komputer atau akses ke komputer jadi bisa memanfaatkan KBBI tanpa harus pergi ke warnet. Selain itu, berkas berekstensi *.chm juga dikenal mampu memberikan kecepatan dalam hal pencarian kata atau suatu frasa. Sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam dunia perkamusan.
Bagi yang berminat dengan KBBI versi Online, ini pranala menuju situsnya.
Kamus Besar Bahasa Indonesia versi Online
Sekian. Wassalamu’alaikum wr. wb.
Anda tertarik dengan info-info seputar IT, gadget , kehidupan, islam, dan sastra? Kalau memang ya, kenapa tidak mencoba untuk berlangganan rss feed dari Wimkhan . Insyaallah gratis dan bermanfaat. Amin.
Sekilas tentang penulis blog ini
Wim Permana adalah lulusan S1 Ilmu Komputer UGM tahun 2008. Tertarik dengan dunia Web 2.0, SEO, gadget , startup, entrepreneurship, blogging, twitter, dan social network. Saat ini bekerja sebagai paid blogger di beberapa situs atau blog milik orang luar. Di luar itu, Wim tetaplah seorang biker dan pujangga yang ingin sekali menulis dan menerbitkan novel yang sudah lama ada di kepalanya.
Para Komentator