Wim Permana – Indonesia

Ketika seorang blogger pergi untuk selamanya

Posted by: Wim Permana on: Desember 24, 2008

RIP

Apa yang akan terjadi jika sebuah blog ditinggal pergi oleh penulisnya selamanya? Apa yang akan terjadi pada Wimkhan jika Wim Permana meninggal dunia ….. Ah ya Allah. Merinding kalau membayangkannya.

Tapi aku sadar. Mau tidak mau, cepat atau lambat semua orang akan mati. Dan karena blogger juga manusia, mereka pasti akan mati. Termasuk saya. Namun sebagai muslim, saya tidak akan meminta apapun kepada Allah kecuali agar apa yang sudah saya tulis dan terbitkan di Wimkhan bisa memberi manfaat sebesar-besarnya untuk semua yang telah berkunjung dan meluangkan waktu untuk membaca tulisan di sini.

Duhai Allah, kapan engkau memanggilku aku tidak akan tahu. Aku sungguh tidak tahu. Ampuni aku ya Rabb … aku takut. Masih.

Semoga Allah menyayangi Bunda Zidan dan Syifa. Amin.

About

Bunda Zidan & Syifa
Mom with two kids. 32. Tukangjalan. Tukangbelanja. Tukangkue. Tukangroti. Tukangmakan. ;)
YM: inong99
email: inong99@yahoo.com

Inspirasi tulisan ini

gambar

2 Tanggapan ke "Ketika seorang blogger pergi untuk selamanya"

hoho,, bener tu kak!

saya udah pernah nemuin satu kejadian kayak gitu, tapi kejadian itu pada friendster!

temen2nya pada nulis komentar tentang kesedihan mereka,
ada juga yang ingin menutup friendsternya, tapi ga tau apa password friendsternya.

merindin ngeliatnya..hiii..

Oh, aku boleh dong minta account friendster almarhum itu kalau boleh. Mau aku cek soalnya. Btw makasih ya udah mampir dan ngasih komentar. Thanks again.

Tinggalkan Balasan

Blog Stats

  • 62,207 hits

Katalog Tulisan

RSS Berita dari 3GWeek

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

 

Desember 2008
S S R K J S M
« Nop   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031