Month: Juni 2009

Empat perusahaan Indonesia yang tidak perlu dilamar

2 job seeker

Inilah keempat perusahaan yang sebaiknya diwaspadai:

PT Arthamindo Indonesia
PT Ranying Perkasa

PT Rankasa Indonesia
PT Belprima

Keempat perusahaan fiktif ini seringkali beriklan di KOMPAS setiap minggunya (edisi SABTU). Sebenarnya saya ingin sekali langsung melamar dan mengikuti wawancara di keempat perusahaan ini, tapi untung saya selamat sebelum rugi.

[baca juga: cara mengambil uang Anda dari PT Penipu atau PT Abal-Abal]

Sebelum datang ke kantor fiktif mereka, saya sempatkan dulu meneliti keabsahan keempat perusahaan ini. Hasilnya? Alhamdulillah, saya beruntung. Beberapa rekan ternyata sudah melapor dan memberi komentar di KOMPASIANA (ironi, padahal iklan mereka masih ada terus di KOMPAS SABTU, orang KOMPAS CETAK ngapain aja ya).

Berikut beberapa komentar dari KOMPASIANA tentang mereka:

Adi Nugroho,
— 16 April 2009 jam 11:50 am

Terima Kasih informasinya pak. Memang bener banyak komplotan perusahaan penipu, seperti pt rankasa. Yang saya tau pt rankasa memang benar bekas pt ranying perkasa yang tempatnya di menara BTN itu, karena kebakaran mereka pindah. Sebenarnya saya adalah korban dari mereka juga, saya telah membayar 700.000 di bulan november. Dulu saya melamarnya di pt Arthamindo Indonesia bertempat di gedung tira jl kuningan, eh ternyata saya di lempar ke pt rankasa, walau sempet di pt ranying perkasa. Dan ternyata yg punya perusahaan ini adalah sama. bahkan suami istri. Suaminya pegang arthamindo, istrinya pegang rankasa. Buat teman2 agar lebih waspada lagi.

rexmundi,
— 27 April 2009 jam 5:29 pm

hari ini saya sudah “wawancara” dengan “Pak Dani” di lokasi PT rankasa indonesia. saya agak terkejut ketika si pewawancara menanyakan apakah sisa pesangon masih ada atau belum. dan sangat terkejut ketika dia meminta uang sejumlah Rp 800 rb, kok belum apa-apa sudah minta uang, walaupun dia menjanjikan akan dikembalikan jika saya gagal mendapatkan pekerjaan. tetapi saya memutuskan untuk tidak memberikan yang dia minta. “pewawancara” ini tampaknya sudah sangat terlatih dalam menghadapi mangsanya, tampak dari gaya bicara yang cepat dan panjang lebar (mungkin agar lawan bicara percaya dan gentar) dan sorotan mata yang tajam untuk meyakinkan. hehe…masa dia suruh saya besok pakai dasi supaya ketemu dia lagi di PTC, dengan adanya blog ini, makasih banyak sudah membuat saya berhati-hati.

yohan,
— 30 April 2009 jam 5:07 pm

Hari ini tanggal 30 april 2009 saya baru melakukan interview di PT Belprima Perkasa.(katanya sih Member Of Arthamindo Belprima)berdasarkan iklan KOMPAS, MINGGU 26 April 2009.
Emang bener,saya sendiri hampir kena tipu suruh bayar sebesar 700ribu untuk biaya baju,jaminan kesehatan.dll.serta 50ribu untuk biaya psikotest..untung aja selamedd..walpoun kena biaya test teersebut tapi biarlah anggap aja AMAL ato jadi daging busuk buat dimakan mereka serta pengalaman pribadi sendirii
Harap hati2 deh buat semuanya yang mau ngelamar kerjaan terutama dengan iming2 bayar ini itu..karena kalo dipikr2 kita kan nyari kerja buat cari duit tapi knapa kita yang harus keluarin duit.
Mudah2an cuma jangan sampe banyak orang lagi yang kena…Biar TUHAN aja yang bales dah

Taufiq,
— 5 Mei 2009 jam 9:33 am

Betul PT Belprima sekarang menyewa di Jln.Mampang Prapatan Raya Kav.71-73 Ged.Multika Lt.2, mereka juga kemarin minta uang sama saya 700 rb, tp tidak saya kasih, dan menawarkan psikotes dan katanya dikabari jam 3 ,ternyata s/d hari ini tidak , Bahkan saya tanya mendetail mengenai relasinya dia bilang rahasia perusahaan..(Tidak masuk diakal).. Hati-hati dan tolong ditindak aparat kepolisisan saja takutnya banyak pelamar yg lugu dan tertipu.

Sungguh perih, ternyata ada rekan yang sampai harus menipu orang lain untuk mendapat tempat dan posisi di perusahaan fiktif itu.

Ya Allah ya Rabb, mohon bantuanmu. Musnahkan keempat perusahaan itu dan kembalikan manusia-manusianya ke jalan yang benar.

PT Arthamindo Indonesia
PT Ranying Perkasa
PT Rankasa Indonesia
PT Belprima
PT Mitra Utama Global (PT MUG)

[baca juga: cara mengambil uang Anda dari PT Penipu atau PT Abal-Abal]

Pesan Buat KOMPAS:

Mohon dicek dulu kebenaran dan legalitas sebuah perusahaan yang beriklan. Tidak semua perusahaan layak ditampilkan promonya di ruangmu. Bukannya Kompas itu Amanat Hati Nurani Rakyat …..

Pesan Buat POLISI:

Kapan diproses yang kayak-kayak gini Pak. Sebelum banyak yang terluka dan tertipu…

Pesan Buat Blogger:

Silahkan post tulisan tentang keempat perusahaan di atas biar banyak orang yang tahu …. tagging yang banyak ya …

Pesan Buat DPR RI:

Kira-kira aku dan blogger lain yang nulis soal isu ini bakal kena UU ITE ga ya Pak/bu?

Amin …..

image

Paperboard-based USB Flash Drive

tubeflash-550x411

If your company is planning to buy some new USB flash drives and saving this planet at the same time then this gadget is definitely worth to check. The Custom USB Flash Drive – Eco-Friendly – PAPERBOARD is a flash drive that is made by 100% post-consumer recycled, unbleached cardboard pressboard. The company, Promo Key Chain, claims that this 18 grams lightweight gadget is made in compliance with RoHS (Restriction of Hazardous Substances) specifications to reduce hazardous substances such as Lead (Pb), Cadmium (Cd), Mercury (Hg), Hexavalent Chromium (Cr6+), Polybrominated Biphenyls (PBB), and Polybrominated Diphenyl Ethers (PBD).

Compatibility

This tiny gadget is compatible with three major operating systems such as Windows (ME, 2000, XP, Vista), Mac OS, and Linux. In other words, users can simply plug this USB stick into any PC or Mac without the need for such software drivers, bulky cables or even adapters. However, Mac OS and Linux users still should beware since Promo Key Chain does not disclose the version of both OS specifically.

(lebih…)

Pengguna Twitter ternyata banyak kambingnya; andakah salah satunya?

twitter

Apakah anda adalah pengguna Twitter? Well, kalau saya sih iya. Tapi, apakah anda termasuk “kambing” di sana? Hmm, bisa ya bisa juga tidak. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh PureWire untuk TechCrunch, diketahui bahwa dari 7 juta account yang disurvey, 80% diantaranya ternyata hanya memiliki kurang dari 10 pengikut. Jika anda termasuk yang disebut ini, berarti anda adalah “kambing”. Mbeeeeeekkkk ….

Berikut hasil lengkap survey PureWire;

Followers

Accounts with 0 followers: 29.4%
Accounts with 1 to 9 followers: 50.9%
Accounts with 10 or more followers: 19.7%

Followings

Accounts following 0 people: 24.4%
Accounts following 1 to 9 people: 43.4%
Accounts following 10 or more people: 32.2%

Tweets

Accounts with 0 Tweets: 37.1%
Accounts with 1 to 9 Tweets: 41.0%
Accounts with more 10 or more Tweets: 21.9%

Tips agar anda tidak menjadi “kambing” di Twitter

Sebagai pengguna twitter, saya memang tertarik dengan hasil survey di atas. Tapi yang lebih membuat saya tertarik adalah bahwa Eric Schonfeld, blogger TechCrunch, tampaknya tidak menyebutkan satu faktor yang bisa merubah statistik ini hanya dalam 1 bulan atau bahkan kurang – mengubah “kambing” menjadi “penggembala”. Faktor yang saya maksud di sini adalah aplikasi web pendukung Twitter seperti Tweet Manager dan Twitter Feed.

(lebih…)