Posted by: Wim Permana on: Agustus 1, 2009

. Dalam sebuah doa .
aku meminta padanya
* * * *
Kalau aku punya istri,
Tentu aku ingin sekali
Diberi gadis yang manis
Ya manis parasnya,
manis spiritualnya,
emosionalnya,
intelektualnya,
kerudungnya,
hmmm…
yang manis senyumnya,
manis sholatnya,
manis puasanya,
manis zakatnya,
manis akhlaknya,
manis dandannya,
manis yang Allahumma
* * * *
tapi
sekarang aku sadar …
ternyata masih kurang satu
aku ingin dia pandai memasak ikan teri & sayur asem
* * * *
karna pada teri aku titipkan asin gurih hidup
pada sayur asam aku himpun pahit melinjo, asamnya kuah, segarnya daun salam, asinnya garam, juga ….
manisnya keringatmu ….
* * * *
Salam sayang buat calon istriku. Dimanapun engkau berada. Siapapun Dirimu. I love U. I miss U. I & Permadani will Pick U up with my bike. Don’t worry honey ….. aku nggak perlu macari kamu. Karna aku tahu kamu sudah sangat dekat dengan aku. Tar kita langsung menikah aja ya … hahahaha …
Prumpung, Jakarta Juli 2009
~ wimkhan ~
Sip banget…itulah dambaan setiap pria
aduh… tulisanny puitis semua sich, semoga cepat terkabul dech semua doa dan harapanny, tapi hati2 loch klo terlalu tinggi harapan khawatir beda tipis sama sebuah khayalan… Good Luck… ^_^
Wah Wim, lihat tuh kontestan pertama
wah, sayure ibuku……………….
Oho….that’s an amazing dream.
Don’t worry, you know that you can be anything you want to be and, of course, you can have any, anything you wish, except becoming God.
Well, im telling you how.
First, in God You Trust by Sahadah
Second, Bismillah
Third, Dakwah
Well, Buddy, I think it is pretty simple, though, it is not easy for many of them who are not ready.
—-Be Ready, and follow the White Rabbit (The Matrix).
Xie..Xie…
1 | inung
Agustus 1, 2009 pada 3:31 pm
banyak amat kriterianya wim? bakalan susah neh nyarinya
gud luck.. mg segera dipertemukan dg yang didambakan..
Wim Permana
Agustus 3, 2009 pada 9:21 am
Hahahaha, itu bukan kriteria nung. itu cuma doaku saja. kadang aku sendiri sudah melihat banyak sekali muslimah yang memenuhi kriteria seperti yang tertulis di puisiku. sayang aku belum berani melamar salah satu di antara mereka.
Terima kasih nung atas doamu. Semoga kamu juga mendapat laki2 idolamu. amin.