Sebulan menjadi CPNS: catatan kecil Wimkhan (Bagian 1)

5 Komentar

Bismillahirrahmaanirrahiim.

98402a33-e252-421a-818d-25e5d8c98da6

Padi dan sawah. Dua magnet di Limboto akan yang selalu menarik hatiku.

Pengantar

Dulu sewaktu aku masih duduk di bangku SMA dan perguruan tinggi, aku benci dan gak mau banget menjadi PNS. Entah kenapa, saya agak bingung juga. Mungkin salah satu faktornya adalah karena kebodohanku sendiri; dulu aku pikir semua PNS sama saja!

Wim Permana: Pemuda yang menelan ludahnya sendiri

Tidak terasa sudah sebulan penuh saya menjadi CPNS. Kalau tidak salah, Senin pada tanggal 17 Januari 2011 kemarin saya dan ratusan CPNS Kabupaten Gorontalo lainnya menerima SK penugasan dan penempatan kami. Sungguh pengalaman yang sangat aneh sekaligus membanggakan. Saya sebut aneh karena sebenarnya sejak kecil saya tidak pernah merasa bercita-cita menjadi seorang CPNS. Di Kabupaten Gorontalo lagi. Sebuah kota yang letaknya ribuan kilometer dari tanah kelahiran saya di Pulau Sumatera, Kota Palembang. Subhanallah … hmmm, aneh bukan?

Tapi di sisi lain juga membanggakan. Soalnya menjadi CPNS itu sendiri tidak mudah. Selain harus bersaing dengan peserta lain yang jumlahnya mencapai ribuan, kita juga harus siap untuk bersaing melawan faktor non eksternal yang justru tempo hari saya anggap lebih berat; mengurus berkas dan tetek bengek lainnya! Wakakak … yang sekarang sedang jadi PNS atau sudah pernah jadi PNS pasti tahu tentang hal ini.

41bc2da4-4ec5-4825-9178-1961502497eb

Tidak hanya katak yang sering menelan ludahnya sendiri. Saya juga bisa kok.

Dinas PPKAD: Tempat lama dengan status baru

Sewaktu menantikan penyerahan SK CPNS, saya dan teman-teman sejawat merasakan gugup yang sama. Kita deg-degan sebelum mengetahui di mana kita ini akan dibuang ditempatkan. Di wilayah Lomboto kah? Di Batudaa Pantai kah? ataukah malah di wilayah nun jauh di sana, di Boliyohuto. Saya sendiri waktu itu sempat merasa agak sedikit janggal dan “lemas” ketika Pak Hariyanto Manan – Kepala Seksi Anggaran di DPPKAD – menyeletuk kepada saya bahwa saya ternyata ditempatkan di Kecamatan Boliyohuto.

“Waduh” begitu kata hati saya, “apa gak salah nih di sana. Ntar ngapain anak IT (information technology) di Boliyohuto.”

Eh, dasar memang Pak Yanto Klose suka bercanda …. ternyata aku ditempatkan di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah alias DPPKAD. Nah kalau dinas yang satu ini sudah tidak bisa lagi “menggugupkan” jantungku. Maklum aku sudah pernah kerja enam bulan di sini sebagai FS SIPKD.

More

What I did good on February, 24th 2011

Tinggalkan komentar

Bismillahirrahmanirrahim.

Government Mobile

This is the image of Baliho we just created using Photoshop. Finally!

  1. Bantuin Pak Ramdan Publish berita di situs DPPKAD. Tentang ktp gratis.
  2. Bantuin Pak Yasmin edit file photoshop untuk baliho government mobile. Alhamdulillah kelar juga walaupun sederhana. Amin. Terima kasih buat pejuang-pejuang rado dan website di dppkad. Plus Aan Liputo dari Dispora. Tq bro ….
  3. Dapat bingkisan Ayam KFC dari Ibu Naina. Harus dihabiskan nih. Cepat banget nih habisnya! Laper banget gua.
  4. Cari tahu soal software bandwith management biar bisa upload berita dengan cepat.
  5. Copy isi kios informasi ke hardisk external pak yahya buat pak kadis.
  6. Bantu pak mathias mengedit tampilan halaman dokumen wordnya.
  7. Mulai mencari dan mencoba dengan sangat serius theme wordpress ala magazine untuk situs DPPKAD. Akhirnya Allah mempertemukan saya dengan Aparatus! What a theme! You may disagree but you just can’t beat the price …. it’s free!

More

What I did good on February, 23rd 2011

Tinggalkan komentar

Bismillahirrahmanirrahim.

Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Gorontalo - Tim Asistensi BPKP Tiba di Limboto 1298463324158

  1. Bantuin ibu kabid akuntansi mencetak tesisnya. Pakai trik gua waktu pas ngeprint skripsiku. Hahahaha .… not cool but acceptable.
  2. Menghilangkan “link” di menu utama website dppkad. Sukses! Masuk ke MENU MANAGER joomla ternyata.
  3. Mengedit berita yang dipublish oleh pak ramdan di situs dppkad. Akses untuk mengedit berita ada di front manager rupanya. Wah, joomla memang tidak seperti wordpress. Lihat beritanya.
  4. Bantuin pak drayful instalin simda dan aplikasi lainnya di laptop milik ibu fony dinas kesehatan. Sql server 2005nya saja yang berhasil. McAfee dan simdanya gagal total. Pas windowsnya mau diinstal ulang juga gagal. Duh gimana ya …. ? Ada yang bisa bantu?
  5. Sukses menginstalkan SIMDA di netbook hp nya pak arifin syuaib. Alhamdulillah.
  6. Mencoba mencari jalan mengakses facebook menggunakan proxy, opera mini, google translate, dan m.facebook. Hasilnya masih kurang bagus. Walau facebook tetap bisa diakses, tapi tetap tidak senyaman ketika mengakses fb versi normal. Duh …. Coba lagi deh nanti.
  7. Baca artikel di smashing magazine tentang css. Mantap!

Alhamdulillahirabbil’alamin.

What I did good on February, 22nd 2011

2 Komentar

Bismillahirrahmanirrahim.

Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Gorontalo - Beranda

Redesign situs DPPKAD KABUPATEN GORONTALO bareng Pak Ari dan Pak Yasmin.

  1. Ada satu kabel yang bikin semua koneksi ke server ngadat. Alhamdulillah akhirnya bisa beres juga setelah pak yahya melepas salah satu kabel LAN dari router yang ada di lantai satu.
  2. Konekin printer pembiayaan ke laptop pak Yanto. Sukses!
  3. Siangnya trouble jaringan datang lagi. Ternyata errornya gara2 koneksi internet di server di disable.
  4. Ambil joomla dari pak Yasmin.
  5. Dikasih bolu oleh pak Rahmat.
  6. Ajarin mbak amy ngeblog pake Blogdesk.
  7. Edit situs dppkad bareng pak Yasmin.
  8. Serahkan konsep logo wimkhan clothing ke pak Yasmin.
  9. Bantu pak yahya menghapus dan mengekspor spm.
  10. Menyelesaikan sketsa UI (user interface) untuk Gravika.
  11. Bersama Pak Ari mencoba mengutak-atik tampilan situs dppkad biar bisa “flexible” alias “Auto adjust screen size”.

Alhamdulillahirabbil’alamin. What next ………………?

Gravika: An introduction

6 Komentar

Bismillahirrahmaanirraahiim.

Gravika 2

Tampilan visualisasi grafik donut 2D …

Hari Sabtu kemarin, tanggal 5 Februari 2011, Welldan Bramantya, salah satu teman saya yang sedang bekerja di perusahaan IT terkemuka di Jakarta mengirimkan sms kepada saya. Isinya:

mas wim, wah gravikanya ud bisa dcoba blm nh? jelasin donk tentang gravika …

Oke Well, tulisan berikut akan menjawab smsmu di atas:

Apa itu Gravika?

Dalam imajinasi saya, Gravika terdefinisikan sebagai berikut:

A beautiful web application to visualize data (real-time) from SIMDA’s database.

Sederhana bukan? Jika definisi di atas dibawa ke belantara kosakata bahasa Indonesia maka Gravika bisa berarti

sebuah aplikasi berbasis web yang indah untuk memvisualisasikan data dari database SIMDA secara real time.

Bagi anda yang belum tahu, SIMDA adalah singkatan dari SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEUANGAN DAERAH. Sesuai dengan namanya, SIMDA sejatinya adalah sebuah sistem informasi yang digunakan oleh pemda-pemda di Indonesia untuk mengelola proses keuangan daerah di masing-masing. Biar lebih mudah membayangkan SIMDA, segera bayangkan ratusan bahkan ribuan lembar APBD suatu kabupaten/kota/propinsi di Indonesia. Menurut info yang saya dengar, saat ini SIMDA sudah dipakai oleh ratusan pemda (pemkab, pemkot, dan pemprov) di Indonesia.

Pemkab Gorontalo sendiri, tempat saya bekerja dan mengabdi sekarang, tidak lain adalah konsumen SIMDA …. yang sejati. Tidak hanya sebagai pengguna, Kabupaten Gorontalo bahkan termasuk daerah pilot project tempat aplikasi buatan BPKP ini diuji pertama kali. Tidak heran kalau hampir semua elemen birokrasi di kabupaten ini – mulai dari bupati sampai ke operator keuangan – sudah sangat akrab dengan SIMDA.

More

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 49 pengikut lainnya.