Bulan: April 2011

Wimkhan Bersyukur edisi Senin, 18 April 2011: Pilih Mana: Nyamuk atau Walang Sangit?

Bismillahirrahmanirrahim.

cartoon-mosquito-9

Mosquito doesn’t like your Philips Lamp! Really!

Beberapa hal yang harus disyukuri hari ini:

  1. Tidur hari kurang tenang. Nyamuknya banyak banget. Begitu juga dengan walang sangit. Tinggal pilih aja, matiin lampu nyamuk yang nemenin, kalau nyalakan lampu walang sangit yang mendampingin. Hahahaha … asyiknya punya rumah dekat sawah. Allahumma …
  2. Upacara korpri pertama setelah punya rumah titipan. Hehe … tidak telat cuz aku datang pagi banget. 06.30 WIT.
  3. Pak ismail sakit. Katanya sih badannya masih agak demam begitu. Suratnya dititipkan ke aku. Bungkus pak.
  4. Subuh jamaah pertama di masjid dekat perumahan. Sunyi dan sahdu … rembulan di atas sana masih cukup terang untuk membasuh peluh … subhanallah …
  5. Strike 5! Abizzz …. Allahuakbar! Sudah jarang sekali yang begini2.
  6. Plus dapat solat sunah qabliyah-bakdiyah dari kelima waktu itu. Allah …
  7. Menolong ibu nola dangkula reparasi system komputernya. aku ganti McAfee dengan AVG gratisan. Biar cepat dikit komputer ini. Duh lambretta nya …
  8. Bantuin pak ismail beli habatusauda yang 45 ribuan.
  9. Berkunjung ke rumah aan liputo. Ternyata dia sakit maag. Ya rabb, pantesan saja tidak masuk kantor seminggu. Kirain Cuma demam biasa. Tapi Alhamdulillah, pas kukunjungi kemarin kondisinya sudah membaik. Dia sudah bisa enak makan bareng.
  10. Hehehe .. aku jadi makan siang bareng keluarganya. Termasuk sama si penggila sambal; yahya liputo! Aku disuruhnya nambah nasi sampai 3 kali. Kuturuti deh perintahnya, tapi tiap ronde nasinya kuambil dikit banget. Biar tidak pakewuh sama tuan rumah.
  11. Btw masakan ibu aan emang mantap markantap! Sambelnya tidak terlalu pedas, kali ini banyak tomatnya. Wuuuuuuiiihhhhhhh … sedap!
  12. Baliknya naik bentor lagi. Asyiknya naik becak motor, jalannya pelan tanpa hambatan. Limboto emang negeri embun. Damai hatiku di sini. Amin.

Golongan Keduabelas di Padang Mahsyar

Dibangkitkan dari kubur dengan keadaan wajah yang bersinar-sinar bercahaya laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirath seperti kilat yang menyambar. Mereka adalah orang yang beramal soleh dan banyak berbuat baik, selalu menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara salat lima waktu, ketika meninggal dunia keadaan mereka bertaubat dan mendapat ampunan, kasih sayang dan keridhaan Allah.

Walhamdulillahirabbil’alamin.

image

Wimkhan Bersyukur edisi Minggu, 17 April 2011: Antara dua pilihan!

Bismillahirrahmanirrahim.

bingung

Bingung; antara dua pilihan?

Beberapa hal yang harus disyukuri hari ini:

  1. Bangun pertama di rumah baru langsung kesiangan. This is not very good ..
  2. Mencicipi nasi ikan dan kuah asam pertama di warung yang ada di depan kompleks perumahan. Harganya 5 ribu. Alhamdulillah kenyang … juga mules …. Mungkin perutku mo kenalan dulu nih. Wakakak …
  3. Rencana untuk membersihkan lantai ruang dapur dan jemuran masih gagal. Pikiran dan bayanganku banyak terserap di kost setia budi. Aku sudah harus pindah hari ini juga.
  4. Walhasil, jam 11 aku ke sana. Aku naik bentor … pemandangan dari pone menuju limboto bagusnya bukan main .. ada banyak sawah yang berwarna hijau .. hmmm … I like it very much. Well, setidaknya untuk orang yang sudah tinggal 17 tahun di kota seperti Palembang.
  5. Di kost aku merasa gugup lagi. Sebenarnya ada beberapa bagian dari diriku yang masih menghendaki jiwa dan raga ini untuk bertahan di setia budi. Ah ….. kalau aku tetap di setia budi, itu sama artinya aku sudah berkata “No” untuk sebuah “rumah”. Nah ini adalah sebuah tantangan untuk orang yang tidak pernah merasakan bagaimana mengurus rumah yang sebenarnya. Sebelumnya kan selalu tinggal di kos-kosan. Melompat ke luar dari wilayah “nyaman” adalah salah satu hal yang sering kali tidak disukai manusia meskipun justru itu yang bisa mengubah seluruh hidupnya. Lompat Wim!
  6. Alhamdulillah sebelum pergi aku masih sempat solat zuhur di masjid panti asuhan. Sempat terpikir, kapan lagi ya aku solat di sini. Bukankah aku sering subuh di sini akhir-akhir ini.
  7. Begitu juga sehabis aku ashar di masjid ianatut thalibin, duh, baru pertama kali aku solat di masjid ini .. rasanya ada yang beda. Ada sedikit senang bercampur takut dari hatiku. Pergi … tidak .. pergi .. tidak …
  8. Ah aku pilih pergi saja deh.
  9. Mentraktir ti yeti dengan mie rebus.
  10. Aku sendiri minta dimasakin mie rebus pakai telur. Kenyang …. Egggggh ….
  11. Susu cokelat ultra milk dingin langsung kuhabiskan sore itu juga. Hmmmm … I hope this is not the last cold chocolate ultra milk i drink here …
  12. Pas jam 17.30 an teman2 kos pas kebetulan ada di kos. Termasuk si mega putri yang wajahnya mirip banget sama adiku bungsuku. Kalau sudah menatap wajahnya, rasa-rasanya aku langsung ingin pulang ke Palembang menemui si agil. Hihihihi .. kangen berat deh …
  13. Ibu kos juga memberi tawaran untukku supaya tinggal lebih lama di kos miliknya. Bahkan ia dengan serius menawarkan Honda jazz yang biasa dibawa putrinya untuk mengantarku sekaligus barang-barangku yang banyaknya minta ampun ke “rumah baruku” … duh jadi tersipu malu aku. “lho mas bagaimana? Sampeyan iki ditawari naik mobil bareng cewek cantik kok tidak mau?”…
  14. Hehehehe …….
  15. Strike 3.
  16. Pas pergi solat isya’ lihat kucing tertabrak kendaraan… duhai allah .. kasihan banget tuh makhlukmu .. untung masih ada anak2 muda yang mau menolong. Alhamdulillah ….

Golongan Keduabelas di Padang Mahsyar

Dibangkitkan dari kubur dengan keadaan wajah yang bersinar-sinar bercahaya laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirath seperti kilat yang menyambar. Mereka adalah orang yang beramal soleh dan banyak berbuat baik, selalu menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara salat lima waktu, ketika meninggal dunia keadaan mereka bertaubat dan mendapat ampunan, kasih sayang dan keridhaan Allah.

Walhamdulillahirabbil’alamin.

image

Wimkhan Bersyukur edisi Sabtu, 16 April 2011: Yuk bersih-bersih rumah …..

Bismillahirrahmanirrahim.

1430729 sapu

Sapu yuk mari menyapu ….

Beberapa hal yang harus disyukuri hari ini:

  1. Ok, here we go ….
  2. Pagi-pagi sekitar jam 10an aku datang ke rumah nomor 5. Aku sudah siap dengan sapu dan yang lainnya. Alhamdulillah tidak sampai ashar menyapu dan mengepel lantai sudah selesai.
  3. Tanganku kapalan di bagian jari manis dan lingkar jempol. Sakit sih .. tapi bahagia …
  4. Bakda zuhur harusnya aku dan pak ismail ingin cari kasur tapi karena hujannya tak kunjung henti akhirnya aku putuskan untuk mengepel dulu deh. Thanks buat bu lily yang sudah memberiku super pell rasa lemonnya. Tq pak dan bu bakari.
  5. Bakda ashar kami beli kasur di took setia budi. Dapat kasur yang harganya 260 ribuan. Thanks for pak suparman. Kasurnya lumayan bagus tapi khusus bujang. Kayaknya nih kasur belum cocok untuk suami istri. Hihihhihi … maklum yang cocok untuk suami istri mah harganya 1 jutaan ke atas … kapan2 deh. Siapa tahu calon istriku mo ikut bantu-bantu beli kasur. Amin. Wakakak …. Ada-ada saja ..
  6. Habis beli kasur aku dan pak ismail bakari mencari ember dan gayung mandi. Amin. Akhirnya dapat juga di toko dekat warung makan istana ikan batu.
  7. Untuk gelas, piring, dan keset kaki kami beli di agung. Begitu juga dengan sikat untuk membersihkan lantai serta closet kamar mandi.
  8. Alhamdulillah bapak dan mamakku mau meminjami aku uang lagi. Kali ini aku dapat “investasi series B” sebesar X ratus ribu. Total utangku menjadi X juta. Allahuakbar. Ya rabb, bantulah aku untuk membayar utang2 ini. Amin …
  9. Malam menjelang … Alhamdulillah teman-teman liqo akhirnya datang juga. Diawali oleh kedatangan pak gio dan keluarga, kemudian dilanjutkan dengan kedatangan pak yunus, pak yanto, dan pak ustad iwan. Plus tambahan dua tamu ekstra yakni, pak afriyanto dan temannya. Ya rabb, untung bubur sagellanya cukup. Amin. Lebih sedikit malah. Tuntas sudah kerjaan hari ini.
  10. Rumah dikosongkan jam 23 malam. Semua orang pergi kecuali walang sangit dan nyamuk yang masih menggelayuti ruangan tengah itu. Hmmm .. baunya mengganggu hidung. Tapi insyaallah tidak mengganggu semangatku untuk mencicipi bagaimana rasanya tidur sendirian di kamar itu. Bismillah … dan sejarah pun dimulai ……
  11. Sepulang dari beli2 perabotan, aku dan pak ismail menyempatkan diri ke kos setia budi untuk mengambil beberapa bajuku.
  12. Hups, bersyukur rasanya ketemu sama ibu hilma, kata ibu lily dia bersedia mencucikan bajuku dengan biaya kurang dari biaya cuci baju di tempat yang lama. Allahuakbar. Bisa berhemat lagi nih….
  13. Ya rabb, kok aku malah tidur di rumah ya …. Subhanallah .. this is a house .. no longer a boarding house!
  14. Maka nikmat Tuhanmu manakah yang sudah kamu dustakan?!

Golongan Keduabelas di Padang Mahsyar

Dibangkitkan dari kubur dengan keadaan wajah yang bersinar-sinar bercahaya laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirath seperti kilat yang menyambar. Mereka adalah orang yang beramal soleh dan banyak berbuat baik, selalu menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara salat lima waktu, ketika meninggal dunia keadaan mereka bertaubat dan mendapat ampunan, kasih sayang dan keridhaan Allah.

Walhamdulillahirabbil’alamin.

image