macet

(satu keheningan Jakarta)

Nganggur di Jakarta
Hidup tapi mati
Hidup tak berkarya

Gerak tapi kosong
Gerak tanpa makna

Gelisah, Gundah
Tak sudah-sudah

sungai progo

(Progo yang tersenyum padamu)

Aku jadi kangen jogja
Aku kangen

Kangen sama Permadani

Ku ingin jalan ke sana ke mari
Ke Sungai Progo kutuju Trisik

Susuri tanah merah
Pegangi pohon-pohom pisang, kelapa, atau apalah

Memandang penambang pasir
Ngobrol sama pak tani
Duduk-duduk di sawahnya

Lama ……..

image 1 | image 2