
(satu keheningan Jakarta)
Nganggur di Jakarta
Hidup tapi mati
Hidup tak berkarya
Gerak tapi kosong
Gerak tanpa makna
Gelisah, Gundah
Tak sudah-sudah

(Progo yang tersenyum padamu)
Aku jadi kangen jogja
Aku kangen
Kangen sama Permadani
Ku ingin jalan ke sana ke mari
Ke Sungai Progo kutuju Trisik
Susuri tanah merah
Pegangi pohon-pohom pisang, kelapa, atau apalah
Memandang penambang pasir
Ngobrol sama pak tani
Duduk-duduk di sawahnya
Lama ……..



Para Komentator