
Pernahkah anda dipanggil untuk tes wawancara oleh sebuah perusahaan, yang kemudian anda tidak mendapatkan apa-apa kecuali hanya janji-janji manis bahwa anda akan diterima bekerja setelah membayar sejumlah uang untuk hal-hal aneh dan bodoh plus tidak wajar; biaya tes, biaya seragam, jaminan kesehatan, jaminan diterima, dll? Jika anda termasuk salah satunya, maka selamat anda mungkin belum beruntung. Harap maklum, PT yang telah memanggil anda tadi boleh jadi termasuk ke dalam salah satu PT Abal-Abal yang bertebaran di Indonesia.
Berikut karakteristik mereka:
1. PT Abal-Abal sejatinya perusahaan resmi dan terdaftar.
PT Abal-Abal umumnya terdaftar di Depperindag dan berbadan hukum. Dua hal ini adalah keharusan. Tujuannya adalah agar para calon korban banyak yang tertipu – sekalian untuk mengelabui para polisi juga mungkin. Mereka punya nomor resmi laiknya perusahaan lain yang non abal-abal. Hanya saja, niat dan tujuan mereka adalah bukan untuk memberikan anda pekerjaan sebagaimana lazimnya. Niat utama mereka adalah MENGAMBIL UANG SEBANYAK MUNGKIN DARI PARA CALON PELAMAR.
2. PT Abal-Abal memasang iklan di media-media terkemuka.
Beberapa PT Abal-Abal yang ada di jabodetabek memasang iklan secara rutin di harian nomor satu Indonesia, KOMPAS – biasanya setiap hari sabtu. Umumnya iklan lowongan kerja dari PT Abal-Abal akan tampil dengan ukuran yang agak kecil, sekitar 6 X 6 cm. Tidak bisa dibilang iklan cilik atau baris, tapi belum pantas juga dibilang besar.
Yang sudah tertipu bukan main banyaknya. Ada yang kena 700 ribu, 400 ribu, 300 ribu, sampai 50 ribu. Alhamdulillah, ada juga yang selamat karena sebelum ke kantor tujuan, para calon pelamar ini sempat mencari di Google sebelum akhirnya terdampar di blog ini atau blog lainnya. Kalau tidak percaya silahkan lihat di tulisan saya sebelumnya. Jangan lupa untuk membaca habis semua komentar yang masuk karena di situlah kezaliman PT Abal-Abal ini bisa terlihat jelas.
Itu untuk wilayah jabodetabek. Bagi anda yang berdomisili di Yogyakarta, anda juga harus hati-hati, PT Abal-Abal tampaknya sudah sering memasang iklan di Kedaulatan Rakyat (KR), harian terbesar dan terhormat seantero Jateng dan DIY. Khusus untuk PT Abal-Abal di Yogyakarta saya belum berani menuliskan namanya. Maklum, saya belum sempat menjajal sendiri ikut tes wawancara palsu mereka meski saya sendiri sudah dikirimi sms oleh PT Abal-Abal tersebut.


