Menguji Sifat Otonomi Lokal dan Asinkronus MySQL Replication


Oleh

 

Herbert Darwin (09245)
Joshua R.T.P. (09229)
Romel Lubis (10407)
Wim Permana (09313)

Ditujukan Kepada:

Bapak Sigit Priyanta, S.Si, M.Kom
selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah
Basis Data Lanjutan
Program Studi Ilmu Komputer
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta
2006

 

I. Latar Belakang

Salah satu hal terpenting dalam dunia database adalah back up! Boleh percaya atau tidak. Menurut Ir. Betha Sidik dalam bukunya MySQL: Untuk Pengguna, Administrator dan Pengembang Aplikasi Web:

Suatu back up harus dilakukan dengan tujuan untuk berjaga-jaga agar jangan sampai terjadi kerusakan sistem, baik dari luar atau pun dari dalam sistem, entah yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

Jika kita melihat perkembangan yang terjadi dalam dunia database sampai saat ini, pernyataan di atas memang terbukti benar. Salah satu bukti yang jelas adalah dari sisi perangkat lunak DBMS (Database-Management System). Simaklah bagaimana beberapa DBMS terkemuka seperti Oracle, DB II, PostgreSQL, MySQL, dan Microsoft SQL Server saling bersaing untuk menawarkan mekanisme back up (umumnya sekaligus mekanisme restore) yang mudah, handal, efektif, sekaligus efisien bagi pengguna-penggunanya.

Meskipun perkembangan DBMS ini dapat menjadi bukti yang kuat, namun masih ada bukti lain yang lebih kuat untuk membuktikan bahwa kegiatan back up data memang memiliki posisi yang penting dalam database. Apa itu? Kebutuhan pengguna! Tanpa faktor ini, mungkin perkembangan DBMS tidak akan sedinamis sekarang.

Para pengguna, khususnya yang berada dalam lingkungan enterprise yang memiliki data penting dan berukuran besar, mau tidak mau memang harus membuat salinan data yang dimilikinya [4]. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk berjaga-jaga dari kemungkinan kegagalan (failure) yang dapat menimpa database utama mereka. Dengan adanya database cadangan hasil back up, perusahaan akan memiliki cukup waktu untuk memperbaiki database utama mereka tanpa harus menghentikan kegiatan bisnisnya untuk waktu yang lama [4].

Uniknya, ketika kebutuhan itu semakin meningkat, mekanisme back up pun ikut berkembang. Dahulu, jika back up hanya dapat dilakukan dalam keadaan off-line maka sekarang, proses back up sudah dapat dilakukan dalam keadaan on-line. Dengan kemampuan back up on-line seperti ini, pengguna dapat memiliki salinan data yang bersifat up-to-date (terkini) sekaligus real-time. Secara umum, mekanisme online-backup atau live-backup seperti ini diistilahkan dengan replication.

II. Rumusan Masalah

Berikut ini adalah beberapa hal yang telah kami bahas dan lakukan dalam percobaan:

  1. Setting LAN (Local Area Network) untuk dua terminal. Terminal satu berupa komputer jinjing (laptop), satu lagi berupa PC (personal computer).
  2. Peng-install-an mysql-5.0.15-win32.
  3. Peng-install-an mysql-administrator-1.1.4-win di Microsoft® Windows XP.
  4. Peng-install-an aplikasi pendukung database MySQL; mysql-query-browser-1.1.17-win di Microsoft® Windows XP.
  5. Peng-install-an mysql-migration-toolkit-1.0.20-rc-win32 di Microsoft® Windows XP.
  6. Men-setup MySQL Replication versi synchronous.
  7. Melakukan beberapa operasi (query) di lingkungan server MySQL master dan server MySQL slave.

Download Full Paper

Penulis: Wim Permana

CPNS Pemkab Gorontalo, Entrepreneur, Blogger, Writer, Blade Rider

2 thoughts on “Menguji Sifat Otonomi Lokal dan Asinkronus MySQL Replication”

    1. waduh saut, mas minta maaf banget. filenya sudah nggak ada di hardisk. temo hari memang sudah kubackup di cd tapi sekarang cr rom ku sudah rusak. sekarang pc ku berjalan tanpa optical player… aku minta maaf ya. semoga Tuhan membantumu…amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s