SORE-SORE JALAN-JALAN KE BANGUN JIWO


Wim Permana

Aku suntuk banget mulai dari pagi sampai sore ini. Mau mengerjakan apa aku tidak tahu. Padahal sebenarnya banyak sekali hal yang mesti kulakukan. Mulai dari membuat press release untuk ScholarsCamp sampai ke urusan draft untuk lomba menulis yang diadakan oleh Andi Publisher.

Akhirnya, untuk memecahkan kebuntuanku ini, selepas makan burjo bareng CTO, aku memutuskan untuk pit-pitan ke Bangun Jiwo Daerah Kasongan Bantul DIY. Alhamdulillah, sesampainya di sana senangnya bukan main. Bibit-bibit padi yang tempo hari berupa bulatan-bulatan kecil berwarna kegelapan, sekarang telah berubah menjadi pohon-pohon kecil nan lembut-lebat hijau beterbangan di tiup angin. Alangkah besarnya Allah tuhanku. Hujan yang tadi disertai gemuruh geledek dan petir luar biasa dahsyat justru memainkan lakon artistik bak seniman. Ya, tanpa cuaca seperti barusan, hijaunya hutan kecil ini mungkin tidak bisa seindah sekarang.

Subhanallah. Indah memang. Tapi lagi-lagi aku menyesal. Pulangnya kesorean. Aku ketinggalan magrib berjama’ah di Mushola Muslimat tersayang. Aduh, aku minta maaf wahai Rabb, kepada Engkau Sang Maha Penyayang.

Penulis: Wim Permana

CPNS Pemkab Gorontalo, Entrepreneur, Blogger, Writer, Blade Rider

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s