Pengenalan Pola Huruf A, B, dan H dengan Perceptron


Wim Permana
03/165273/PA/09313
Jurusan Ilmu Komputer
Universitas Gadjah Mada
wim@scholarscamp.com

 1. Pendahuluan

Perceptron merupakan salah satu metode pembelajaran terawasi (supervise learning method) dalam jaringan saraf tiruan (JST). Umumnya, perceptron digunakan untuk mengklasifikasikan suatu pola tertentu.

Pada dasarnya, perceptron yang memiliki satu lapisan akan memiliki bobot yang bisa diatur plus sebuah nilai ambang (threshold). Algoritma yang digunakan oleh aturan perceptron ini akan mengatur parameter-parameter bebasnya melalui proses pembelajaran.

Nilai threshold (Ө) pada fungsi aktivasi adalah non negatif. Fungsi aktivasi dibuat dengan tujuan untuk memisahkan antara daerah positif dengan daerah negatif.
Garis pemisah antara daerah positif dengan daerah nol memiliki pertidaksamaan sebagai berikut:

w1×1 + w2×2 + b > Ө

Sedangkan garis pemisah antara daerah negatif dengan daerah nol memiliki pertidaksamaan sebagai berikut:

w1×1 + w2×2 + b < – Ө

Jika kita menggunakan pasangan vektor input dan vektor output sebagai pasangan vektor yang akan dilatih maka kita akan memiliki algoritma seperti yang akan disajikan di bagian pembahasan.

Download Paper Pengenalan Pola Huruf A, B, dan H dengan Perceptron

Penulis: Wim Permana

CPNS Pemkab Gorontalo, Entrepreneur, Blogger, Writer, Blade Rider

2 thoughts on “Pengenalan Pola Huruf A, B, dan H dengan Perceptron”

  1. ya ini yag aku cari. mas klo bisa krim dong ke email aq modul atau pun tulisan2 mengenai pengenalan pola pada tulisan. thanks!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: