Ketika seorang blogger pergi untuk selamanya


RIP

Apa yang akan terjadi jika sebuah blog ditinggal pergi oleh penulisnya selamanya? Apa yang akan terjadi pada Wimkhan jika Wim Permana meninggal dunia ….. Ah ya Allah. Merinding kalau membayangkannya.

Tapi aku sadar. Mau tidak mau, cepat atau lambat semua orang akan mati. Dan karena blogger juga manusia, mereka pasti akan mati. Termasuk saya. Namun sebagai muslim, saya tidak akan meminta apapun kepada Allah kecuali agar apa yang sudah saya tulis dan terbitkan di Wimkhan bisa memberi manfaat sebesar-besarnya untuk semua yang telah berkunjung dan meluangkan waktu untuk membaca tulisan di sini.

Duhai Allah, kapan engkau memanggilku aku tidak akan tahu. Aku sungguh tidak tahu. Ampuni aku ya Rabb … aku takut. Masih.

Semoga Allah menyayangi Bunda Zidan dan Syifa. Amin.

About

Bunda Zidan & Syifa
Mom with two kids. 32. Tukangjalan. Tukangbelanja. Tukangkue. Tukangroti. Tukangmakan.😉
YM: inong99
email: inong99@yahoo.com

Inspirasi tulisan ini

gambar

Penulis: Wim Permana

CPNS Pemkab Gorontalo, Entrepreneur, Blogger, Writer, Blade Rider

2 thoughts on “Ketika seorang blogger pergi untuk selamanya”

  1. hoho,, bener tu kak!

    saya udah pernah nemuin satu kejadian kayak gitu, tapi kejadian itu pada friendster!

    temen2nya pada nulis komentar tentang kesedihan mereka,
    ada juga yang ingin menutup friendsternya, tapi ga tau apa password friendsternya.

    merindin ngeliatnya..hiii..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s