Manfaat corporate blog untuk bank-bank syariah di Indonesia


oleh: Wim Permana, S. Kom.
contact: wimkhan@gmail.com

Dalam satu dekade terakhir (1999 – 2009), persaingan antara pelaku perbankan syariah di Indonesia semakin ketat. Setiap bank atau unit usaha syariah dituntut agar mampu memaksimalkan sumber dayanya untuk menggaet nasabah baru sekaligus mempertahankan yang lama. Salah satu sumber daya yang bisa digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah blog. Sebagai media online, blog memiliki potensi untuk menunjang proses kerja yang ada di dalam bank syariah, di samping mampu mendekatkan bank itu sendiri kepada khalayak ramai.

Musim semi bank syariah di Indonesia

aneka bank syariah

Dalam satu dekade terakhir (1999 – 2009), dunia perbankan syariah Indonesia mengalami perkembangan yang signifikan dari segi jumlah bank. Pada tahun 90-an (1992 – 1998), Indonesia sejatinya hanya memiliki Bank Muamalat sebagai satu-satunya bank yang berbasis ekonomi Islam. Tapi sampai Maret 2007, sudah terdapat 24 unit bank syariah. Tiga diantaranya adalah bank umum syariah, sementara lebihnya adalah unit usaha syariah (Octaviana, 2007).

Sebagai konsekuensi, bank-bank syariah di Indonesia kini mau tidak mau harus bersaing – selain menjaga kemitraan – satu sama lain untuk memenangkan hati pelanggan. Di samping juga masih harus bersaing dengan bank-bank konvensional tentunya.

Kompetisi di dunia maya

Selaku bank yang memiliki brand dan positioning yang unik di Indonesia, bank-bank syariah saat ini menghadapi tantangan yang semakin besar dalam menggaet sekaligus mempertahankan nasabah. Para pesaing bank-bank syariah kini bukan hanya 125 bank konvensional (VivaNews, 2008), tapi juga puluhan bank syariah lain yang memiliki prinsip bisnis yang sama persis.

Ranah online (baca: dunia maya) adalah salah satu medan tempur bagi bank-bank di Indonesia untuk menarik minat calon pelanggan, tidak terkecuali bagi bank-bank syariah. Sebagai sokoguru lembaga ekonomi ala Rasulullah, bank syariah dituntut untuk selalu siap melakukan penyesuaian (adaptive ) dengan irama perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Karena jika tidak, maka pelanggan bisa saja akan beralih ke bank lain. Maklum, para nasabah saat ini sudah memiliki banyak alternatif pilihan, tidak suma satu.

Apa sih blog itu?

blogs

Menurut Longman Dictionary of Contemporary English, istilah blog didefinisikan sebagai sebuah halaman atau situs web yang berisi informasi mengenai sesuatu hal atau topik. Di dalamnya, informasi yang paling baru diletakkan di urutan paling atas. Ciri khas inilah yang membuat blog seringkali disebut oleh banyak kalangan sebagai jurnal digital. Karena selain bersifat runut, kandungan blog umumnya bersifat sangat personal sesuai dengan karakter pemiliknya.

Corporate blogging

Corporate Blogging adalah istilah untuk menggambarkan perusahaan atau lembaga yang membuat atau mendukung sebuah blog yang digunakan untuk mencapai tujuan perusahaan (White, 2007). Sampai saat ini, Bank of America (Future Banking) dan World Bank (PSD Blog) adalah dua contoh bank yang sudah memiliki corporate blog .

Fungsi dan manfaat blog untuk bank-bank syariah di Indonesia

Meskipun terlahir sebagai sebuah tool yang pemanfaatannya hanya sebatas untuk kepentingan pribadi, blog ternyata juga bisa memberikan manfaat yang luas ketika digunakan di level yang lebih tinggi, misalnya dalam perusahaan. Blog sebagai salah satu media online bisa memberikan delapan manfaat bagi perusahaan-perusahaan yang mampu mengimplementasikannya dengan benar (Wacka, 2000).

Lalu manfaat apa saja yang sebenarnya bisa diambil oleh bank-bank syariah di Indonesia dari penggunaan blog? Berikut manfaat-manfaat yang dimaksud beserta uraian yang menjelaskan kaitannya dengan bank syariah di Indonesia.

a) Become the Expert

Perusahaan-perusahaan yang telah mengimplementasikan blog di dalam lingkungan kerjanya memiliki kesempatan untuk dikenal sebagai “pakar” di bidang yang digelutinya. Hal ini bisa terjadi karena satu perusahaan pada umumnya memiliki karyawan-karyawan yang mempunyai kompetensi unik di bidang-bidang tertentu; manajemen, sumber daya manusia, administrasi, teknologi informasi, dan sebagainya.

Dalam kasus bank syariah, bank yang berani membuat corporate blog memiliki peluang besar untuk menjadi pakar atau sumber ilmu di internet untuk urusan ekonomi syariah. Hal ini sangat mungkin terjadi karena bank-bank syariah di Indonesia umumnya memiliki staf-staf yang tentunya sudah dibekali dengan pengetahuan, baik teori maupun praktik langsung, tentang implementasi konsep ekonomi Islam dalam lingkungan kerjanya.

Contoh nyata untuk manfaat pertama ini bisa dilihat dari suksesnya blog-blog yang ditulis oleh para karyawan Google di Official Google Blog. Umumnya para pengunjung blog-blog tersebut sangat antusias menyambangi blog milik Google karena mereka tahu bahwa karyawan-karyawan Google adalah orang-orang pandai yang berada di balik gemilangnya unjuk kerja produk-produk Google seperti mesin pencari, GMail, Picasa, Android OS, dan sebagainya.

Dengan mengunjungi blog milik Google, para pengunjung berkesempatan untuk melihat perkembangan terbaru dari proyek-proyek yang sedang dikembangkan oleh karyawan – yang pada saat bersamaan juga merupakan blogger resmi Google.

b) Customer Relationships

perbankan syariah

Keberadaan fitur untuk meninggalkan komentar (leave a comment) yang ada pada semua aplikasi blog dapat memberikan ruang bagi para pelanggan untuk curhat secara langsung kepada perusahaan. Melalui fitur yang sama, para pelanggan bisa meminta saran, tips, sampai mengadukan keluhan seputar produk atau layanan yang diberikan oleh perusahaan kepada mereka.

Dalam kasus bank syariah, para karyawan yang aktif dalam aktivitas blogging ini bisa memanfaatkan fitur post dan komentar untuk memberikan saran atau informasi tambahan seputar produk atau layanan dari institusinya kepada para nasabah dengan bahasa yang lebih akrab ketimbang bahasa pamflet, iklan, atau brosur.

Harapan dari aktivitas seperti ini adalah terjalinnya hubungan yang lebih akrab antara nasabah dengan bank syariah melalui karyawan-karyawannya. Jika sukses, bukan tidak mungkin nasabah yang terpuaskan tersebut akan menjadi juru kampanye bagi produk atau layanan bank syariah tersebut untuk komunitas atau lingkungan di mana ia tinggal (word of mouth campaign).

Lagipula, para nasabah atau calon nasabah tampaknya akan lebih tertarik untuk bermitra atau bekerja sama dengan bank syariah yang mau “mendengar” mereka (baca: melalui blog) ketimbang yang tidak.

c) Media Relations

Keberadaan blog di internet yang bisa diakses selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu membuat perusahaan memiliki saluran (channel ) non-stop yang dapat menghubungkannya dengan semua kalangan, termasuk media massa.

Di era informasi seperti saat ini, adanya saluran resmi dari perusahaan bisa menjadi alat untuk melakukan konfirmasi atas isu seputar perusahaan yang beredar di luar, entah itu benar maupun salah. Dengan demikian, para pencari berita memiliki kesempatan untuk memvalidasi kebenaran atas suatu masalah yang menyangkut citra atau nama baik perusahaan.

Bank-bank syariah di Indonesia juga dapat melakukan hal yang serupa dengan cerita di atas melalui blognya. Sebagai contoh, blog milik bank syariah bisa digunakan sebagai sumber resmi (official source) untuk memberitahukan para nasabah tentang besaran nisbah pada produk tabungan atau gironya. Jadi, alih-alih bingung mencarinya di tempat lain seperti media massa cetak atau elektronik yang terkadang belum tentu benar, nasabah bisa menemukan jawaban validnya dengan mengunjungi blog resmi milik bank yang bersangkutan. Pun demikian untuk para wartawan yang menginginkan informasi yang sama.

d) Internal Collaboration

Sebagai media online yang bisa menampung beragam media (teks, gambar, video, dan animasi), blog juga memiliki peluang untuk digunakan sebagai ruang kerja (workspace) bagi para karyawan. Sebagai contoh, karyawan suatu bank syariah di Jakarta bisa meletakkan draft laporan keuangan atau konsep strategi pemasarannya di blog secara private agar bisa diakses oleh rekan-rekan kerjanya di kota-kota lain. Istilah private di sini berarti tidak semua pengunjung blog bisa mengakses berkas yang sudah diterbitkan, hanya karyawan-karyawan tertentu yang sudah diberi akses saja yang bisa melihat sekaligus mengedit berkas yang dimaksud. Cara ini tentunya lebih praktis dan efektif ketimbang harus mengirimkan berkas yang sama ke semua orang yang hendak di tuju.

e) Knowledge Management

Karena tersimpan dalam bentuk yang sudah teratur, semua informasi yang sudah dimuat ke dalam blog tentunya akan menjadi kumpulan ilmu dan pengetahuan yang setiap saat bisa dimanfaatkan oleh siapa saja, baik itu oleh pegawai maupun oleh pelanggan perusahaan tersebut.

Menariknya, semua aplikasi blog (blogging software) memungkinkan penggunanya untuk melakukan aktivitas-aktivitas standar yang lazim terjadi pada prosedur pengarsipan seperti pencarian, pengubahan, bahkan penghapusan data (khusus untuk pengguna yang memiliki izin). Perbedaan sistem pengarsipan digital dengan sistem manual adalah bahwa pengarsipan digital umumnya membutuhkan ruangan yang relatif lebih kecil untuk penyimpanan data dalam jumlah yang sama. Selain bebas rayap tentunya.

Selaku penggerak perekonomian ala Rasulullah SAW di nusantara, bank-bank syariah Indonesia tampaknya memiliki kewajiban yang tidak tertulis untuk menjadi sumber ilmu dan pengetahuan untuk segala sesuatu yang terkait dengan ekonomi syariah. Jika ini berhasil dilakukan dengan bantuan blog, maka tidak hanya nasabah yang akan terbantu, tapi juga kalangan lain seperti calon nasabah baru, nasabah bank syariah lainnya (misalnya ketika mencari perbandingan produk-produk perbankan syariah), akademisi, pengambil kebijakan, dan sebagainya.

f) Recruitment

Beberapa manfaat blog di atas seperti Become the Expert, Customer Relationships, dan Knowledge Management secara tidak langsung sebenarnya bisa membantu pembentukan citra positif perusahaan. Sebagai hasilnya, ada kemungkinan besar bahwa akan ada banyak calon-calon pegawai potensial akan datang melamar setelah membaca dan menerima manfaat-manfaat yang sudah mereka ambil dari blog milik perusahaan.

Hal yang sama juga bisa terjadi dengan bank-bank syariah yang mendukung corporate blog ini. Para pelamar potensial yang dimaksud di sini adalah para akademisi yang memang membutuhkan data dan informasi dari apa yang sudah ditulis dan diterbitkan oleh blogger ke dalam blog milik institusi masing-masing. Melihat perkembangan jumlah bank syariah yang akan terus berkembang, status sebagai “gudang data ekonomi syariah ” tentunya bisa menaikkan citra bank syariah yang memiliki blog di atas bank-bank lain yang tidak memiliki blog, khususnya di mata para pencari kerja.

g) Test ideas or products

Sifat atau karakter awal blog yang memang cenderung informal bisa menjadi sarana bagi perusahaan untuk meminta feedback atau saran yang jujur dan tulus dari para pengunjung blognya mengenai suatu produk atau layanan, baik itu untuk yang sudah diluncurkan maupun yang masih dalam pengembangan.

Dalam implementasinya, suatu bank syariah bisa mengambil manfaat ini tidak hanya untuk meminta feedback atas suatu produk, tapi juga hal-hal lain yang bersifat remeh tapi penting seperti pemilihan parfum ruangan, desain interior, rancangan sistem antri, sampai ke tata cara parkir untuk salah satu cabangnya.

h) Rank high in Search Engines

search engine

Berdasarkan data dari situs Alexa, situs-situs yang sering menjadi pemuncak dalam daftar situs terpopuler dari suatu negara adalah situs yang menyediakan layanan pencarian atau search engine. Hal ini menunjukkan bahwa salah satu hal yang paling sering dilakukan oleh orang-orang yang berselancar di internet adalah mencari sesuatu yang diinginkannya menggunakan mesin pencari. Entah itu menggunakan Google, Yahoo, Live, Bing , atau penyedia jasa pencarian lainnya.

Kenyataan ini bisa menjadi berita yang bagus untuk perusahaan-perusahaan yang sudah mengimplementasikan blog dalam lingkungan kerjanya. Dengan banyaknya orang yang melakukan pencarian melalui mesin pencari, berarti akan besar pula kemungkinan blog milik perusahaan tersebut untuk ditemukan oleh para pencari informasi. Dus, dapat menaikkan citra perusahaan dan kemungkinan terjadinya transaksi.

Dalam konteks bank syariah, poin terakhir ini bisa menjadi sangat penting. Blog yang tulisan-tulisan (post) atau kandungannya (content) banyak diindeks oleh mesin pencari akan memiliki citra yang lebih kuat dan lebih baik di mata para pengguna mesin pencari. Khususnya bagi para pengguna mesin pencari yang menggunakan kata kunci-kata kunci prestisius seperti “ekonomi syariah“, “ekonomi islam“, “konsep ekonomi islam“, “mudharabah“, dan sebagainya. Jika dirawat dan terus diperbarui, maka corporate blog milik bank-bank syariah di Indonesia memiliki kemungkinan yang sangat bagus untuk mendominasi kata kunci-kata kunci di atas.

Selain itu, hal ini juga dapat meningkatkan traffic atau jumlah kunjungan bagi blog tersebut, yang biasanya akan diikuti pula oleh kenaikan pada jumlah transaksi maupun nasabah.

Kesimpulan

Blog sebagai salah satu produk dari dunia teknologi informasi dan komunikasi memiliki potensi yang sangat bagus untuk menunjang bisnis suatu perusahaan, termasuk bagi bank-bank syariah di Indonesia. Beberapa manfaat yang bisa diambil oleh bank-bank syariah di Indonesia dari penggunaan blog dalam perusahaannya antara lain; pencitraan sebagai perusahaan pakar (Become the Expert), media pelayanan konsumen secara personal (Customer Relationships), penghubung ke media massa (Media Relations), kolaborasi internal (Internal Collaboration), pengelolaan data dan informasi (Knowledge Management), perekrutan (Recruitment), uji ide dan produk (Test ideas or products), dan posisi puncak di mesin pencari (Rank high in Search Engines).

Penulis adalah peminat social media dan ekonomi syariah. Pernah bekerja di 3GWeek.Net, CellPhones.Org, dan MakeUseOf.com. Saat ini menulis di Gadnix.Com dan wimkhan.wordpress.com.

*********

Catatan:

1. Tema tulisan: “Kebijakan/strategi untuk mempercepat pengembangan Perbankan Syariah

2. Artikel ini dapat dibaca di Kompasiana atau Wimkhan.

Penulis: Wim Permana

CPNS Pemkab Gorontalo, Entrepreneur, Blogger, Writer, Blade Rider

5 thoughts on “Manfaat corporate blog untuk bank-bank syariah di Indonesia”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s